Hajar aswad

Kisah Hajar Aswad
Compiled by. qohwah
Ketika Nabi Ibrahim a.s bersama anaknya membina Kaabah banyak kekurangan yang dialaminya. Pada mulanya Kaabah itu tidak ada bumbung dan pintu masuk. Nabi Ibrahim a.s bersama Nabi Ismail bertungkus kumus untuk menjayakan pembinaannya dengan mengangkut batu dari berbagai gunung. Dalam sebuah kisah disebutkan apabila pembinaan Kaabah itu selesai, ternyata Nabi Ibrahim masih merasakan kekurangan sebuah batu lagi untuk diletakkan di Kaabah. Nabi Ibrahim berkata Nabi Ismail berkata, “Pergilah engkau mencari sebuah batu yang akan aku letakkan sebagai penanda bagi manusia.”
Kemudian Nabi Ismail a.s pun pergi dari satu bukit ke satu bukit untuk mencari batu yang baik dan sesuai. Ketika Nabi Ismail a.s sedang mencari batu di sebuah bukit, tiba-tiba datang malaikat Jibril a.s memberikan sebuah batu yang cantik. Nabi Ismail dengan segera membawa batu itu kepada Nabi Ibrahim a.s. Nabi Ibrahim a.s. merasa gembira melihat batu yang sungguh cantik itu, beliau menciumnya beberapa kali. Kemudian Nabi Ibrahim a.s bertanya, “Dari mana kamu dapat batu ini?” Nabi Ismail berkata, “Batu ini kuterima daripada yang tidak memberatkan cucuku dan cucumu (Jibril).”
Nabi Ibrahim mencium lagi batu itu dan diikuti oleh Nabi Ismail a.s. Sehingga sekarang Hajar Aswad itu dicium oleh orang-orang yang pergi ke Baitullah. Siapa sahaja yang bertawaf di Kaabah disunnahkan mencium Hajar Aswad. Beratus ribu kaum muslimin berebut ingin mencium Hajar Aswad itu, yang tidak mencium cukuplah dengan memberikan isyarat lambaian tangan sahaja.
Ada riwayat menyatakan bahawa dulunya batu Hajar Aswad itu putih bersih, tetapi akibat dicium oleh setiap orang yang datang menziarahi Kaabah, ia menjadi hitam seperti terdapat sekarang. Wallahu a’alam.

Apabila manusia mencium batu itu maka timbullah perasaan seolah-olah mencium ciuman Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Ingatlah wahai saudara-saudaraku, Hajar Aswad itu merupakan tempat diperkenan doa. Bagi yang ada kelapangan, berdoalah di sana, Insya Allah doanya akan dikabulkan oleh Allah. Jagalah hati kita sewaktu mencium Hajar Aswad supaya tidak menyengutukan Allah, sebab tipu daya syaitan kuat di Tanah Suci Mekah.
Ingatlah kata-kata Khalifah Umar bin Al-Khattab apabila beliau mencium batu itu (Hajar Aswad) : “Aku tahu, sesungguhnya engkau hanyalah batu biasa. Andaikan aku tidak melihat Rasulullah S.A.W menciummu, sudah tentu aku tidak akan melakukan (mencium Hajar Aswad).”

About these ads

3 gagasan untuk “Hajar aswad

  1. Ternyata didalam Ka’bah, ada sebuah inskripsi yg merujuk kepada raja Vikramaditya. Ini membuktikan tanpa ragu bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Vikramaditya dari India.

    (Sayar ul Okul berarti ‘Kata2 Berkesan’)

    Bunyinya dalam bahasa Arab :

    “Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini Ela Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem. Yundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa- rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum”.

    Siapa Vikramaditya ?

    From Wikipedia, the free encyclopedia
    (Redirected from Vikramaditya) :

    Vikramaditya (Sanskrit: विक्रमादित्य) (102 SM hingga 15 TM) adalah seorang raja legendaris Ujjain, India, termasyhurnya karena hikmat, keberanian dan kemurahan hati. Gelaran “Vikramaditya” juga telah dipakai oleh banyak raja-raja dalam sejarah India, khususnya Raja Gupta Chandragupta II dan Samrat Hem Chandra Vikramaditya (populer dikenal sebagai ‘Hemu’). Nama Raja Vikramaditya merupakan bahasa Sanskrit tatpurusha, dari विक्रम (vikrama) yang berarti “keberanian” dan आदित्य Aditya, yaitu putra Aditi. Salah satu yang paling terkenal anak-anak Aditi, atau adityas, adalah Surya ‘dewa matahari’, karena itu Vikramaditya berarti Surya, untuk menerjemahkan “Matahari dari keberanian”. Dia juga dipanggil Vikrama atau Vikramarka (Sansekerta: arka berarti Sun). Kerajaannya dipercaya sepanjang dari Pulau Bali ke timur s/d Saudi Arabia ke barat. Vikramaditya tinggal pada abad pertama SM. Menurut hikayat katha-Sarita-sagara, dia adalah anak Ujjain Raja Mahendraditya dari dinasti Paramara. Namun ini ditulis hampir 12 abad kemudian. Selain itu, menurut sumber lain Vikramaditya juga tercatat menjadi leluhur dari Tuar dinasti dari Delhi.

    Teks inskripsi Vikramaditya yg ditemukan dlm piring emas yg digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yg berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ yg disimpan dlm perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Terjemahan inskripsi tsb:

    “Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dalam kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela … Kami, Arab, terjerat dalam kegelapan (jahiliyah) … namun pendidikan yang disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang-orang asing.Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli-ahli yang kepintarannya bersinar seperti matahari dari negaranya kenegara kami…”

    ARSIP DI TURKI

    Di Istanbul, Turki, ada perpustakaan termashur bernama Makhatab-e-Sultania, yg terkenal mempunyai koleksi terbesar literatur Asia Barat. Di bagian Arab perpustakaan tsb ada sebuah antologi sajak2 Arab purbakala. Antologi ini disusun dari karya sebelumnya dr thn 1742M dibawah perintah Sultan Salim.

    Halaman2 volume itu terbuat dari harir – semacam sutera yg dibuat utk menulis. Setiap halaman memiliki pinggiran yg dihias dgn kertas emas. Antologi itu dikenal dgn nama Sayar-ul-Okul, dan dibagi dlm 3 bagian.

    Bagian pertama mengandung detil2 biografi dan komposisi puisi2 penyair2 Arab PRA-Islam.

    Bagian kedua terdiri dari kesaksian dan sajak2 penyair dari periode yg dimulai tidak lama setelah Muhamad, sampai akhir dinasti Bani Ummayyah.

    Bagian ketiga adalah ttg penyair2 sampai jaman Khalifat Harun-al-Rashid.

    Abu Amir Asamai, penyair Arab yg merupakan penyair utama keraton Harun-al-Rashid, menyusun dan mengedit antologi tsb. Edisi modern pertama ‘Sayar-ul-Okul’ terbit di Berlin th 1864. Edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932.

    Koleksi ini dianggap sbg antologi paling penting dan berotoritas dlm sajak2 Arab purbakala. Koleksi ini menujnukkan adat, tata tertib dan hiburan Arabia dijaman purbakala. Buku ini juga mengandung penjabaran deskriptif ttg kuil purbakala Mekah dan bazar tahunan yg dikenal sbg OKAJ disekitar kuil Ka’abah di Mekah. Ini berarti bahwa kumpul2 di Mekah setiap tahun utk naik haji berasal dari tradisi pra-Islam.

    Bazar OKAJ bukan sebuah karnaval tempat anak muda bermarijuana. Ini merupakan kesempatan kaum elit dan terpelajar utk membahas aspek2 sosial, religius, politis, literatur dan aspek2 budaya Hindu lainnya yg menyebar di Arabia. ‘Sayar-ul-Okul’ mengatakan bahwa kesimpulan yg didapatkan dari diskusi2 disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arabia. Mekah, oleh karena itu, mengikuti tradisi Varanasi (dari India), yi tradisi kaum elit mendiskusikan hal2 penting sementara kaum awan berkumpul utk mencapai kenikmatan spiritual. Kuil2 utama di Varanasi (India) dan di Mekah (di Arvasthan/Arabia) adalah kuil2 dewa SIWA. Bahkan sampai sekarang, emblem2 Mahadewa Siwa masih nampak.

    Dan emblem Siwa paling nampak adalah BATU Shankara (Siwa) yg dihormati para pehijrah Muslim sampai disentuh dan dicium di Kabah.

    Raja Vikramaditya memang terkenal cinta pada Mahadewa Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil terkenal Mahankal, yi milik Dewa Shankara (Siwa) yg di-asosiasikan dgn Vikramaditya. Karena menurut inskripsi Vikramaditya, dialah yg menyebarkan agama HIndu, siapa lagi kalau begitu yg mendirikan kuil Kabah di Mekah ?

    Sebelum para pehijrah masuk Mekah, mereka diminta utk mencukur kepala dan jenggota serta mengenakan jubah khusus yg terdiri dari dua lembar kain putih yg tidak dijahit. Satu disarungi di pinggang dan yg lainnya dililitkan sekitar bahu. Ini merupakan tradisi Hindu purbakala bagi mereka yg ingin masuk kuil2 Hindu dlm keadaan bersih dan murni.
    KUIL UTAMA HINDU DI MEKAH

    Kuil utama di Mekah yg menyimpan lambang2 Siwa dikenal sbg KA’ABAH. Kotak ini dilapisi kain hitam. Ini adalah tradisi jaman dahulu kala ketika orang menganggap penting utk meng-kamuflase tempat suci itu (Ka’abah) agar tidak dicaplok atau direbut bangsa lain.

    PATUNG DEWA- DEWI

    Menurut Encyclopaedia Britannica, kotak Ka’abah memilikii 360 patung. radisi mengatakan, ketika tempat itu diserang, salah satu dewa didalamnya adalah dewa Saturnus; satunya lagi adalah dewa Bulan dan ada lagi yg disebut Allah.

    Ini butki bahwa orang2 Arab jaman pra-Islam itu memuja 9 planet. Di India, praktek puja Navagraha’, yi praktek pemujaan bagi ke 9 planet, termasuk Saturnus dan Bulan masih eksis sampai sekarang.

    Di India, bulan sabit selalu digambarkan diatas lambang dewa Siwa. Karena itulah, lambang Siwa dlm Ka’abah juga menjadi lambang bendera Islam.

    ZAMZAM=AIR GANGGA ?

    Satu lagi tradisi Hindu lainnya adalah sungai suci Gangga. Menurut tradisi Hindu, air Gangga tidak pernah dapat dipisahkan dari lambang Siwa (bulan sabit). Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Dan memang ! Didekat Ka’abah ditemukan sebuah sumber mata air suci yg disebut ZAMZAM. Sampai sekarang, Zamzam dianggap suci karena tradisi jaman pra-Islam itulah !

    Tidak ada mesjid lain di dunia yg dikelilingi sampai 7 kali. Hanya orang Hindu yg ber’tawaf’ mengelilingi dewa-dewi mereka. Lagi2 bukti bahwa Ka’abah adalah tempat ibadah Hindu jaman pra-Islam. Praktek mengambil 7 langkah yg dikenal sbg Saptapadi diasosiasikan dgn upacara perkawinan Hindu dan pemujaan api. Upacara klimaks dlm perkawinan Hindu yg menggabungkan pasangan pengantin mengelilingi api suci sebanyak empat kali (tapi kemudian di-salah artikan dgn 7 kali). Mengingat “MAKHA” berarti API, ketujuh tawaf itu membuktikan bahwa MEKAH ADALAH PUSAT PEMUJAAN DEWA API.

    KATA ‘ALLAH’

    Jangan kaget bahwa kata ‘ALLAH’ sendiri berasal dari bahasa Sansekerta. Allah, Akka dan Amba adalah sinomin. Nama-nama ini berarti : DEWI atau Ibu. Istilah ‘ALLAH’ merupakan bagian dari stanza-stanza Sansekerta yg memuja-muja Dewi Durga, yg juga dikenal sbg Bhavani, Chandi dan Mahishasurmardini. Islam mencaplok penggunaan kata ‘Allah’.

    Lambang Hindu : ‘OM’= angka 786-nya Arab Semua Quran Arab dicetak dgn angka-angka misterius 786. Tidak ada pakar Muslim yang tahu mengapa angka 786 dianggap sebagai angka-angka suci. Namun angka “misterius” ini tidak lain dari huruf suci Weda “OM” dlm bahasa Sansekrit (lihat atas). Siapapun yang kenal Sanskrit bisa melihat lambang “OM” secara terbalik dari angka 786nya Arab ! Muslim tidak sadar bahwa angka misterius Islam ini adalah lambang HINDU !

    TRADISI-TRADISI HINDU LAIN YG DITERIMA ISLAM

    Hindu memiliki pantheon 33 dewa-dewi. Bangsa-bangsa pra-Islam di Asia Minor juga memuja 33 dewa-dewi. Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kpd Asia Barat selama kekuasaan India.

    Bulan Muslim ‘Safar’ menunjukkan bulan ‘extra’ (Adhik Maas) dlm kalender Hindu.

    Bulan Muslim ‘Rabi’ berasal dari kata Ravi yg berarti ‘matahari’ karena huruf Sansekerta ‘V’ dirubah Prakrit ‘B’ (Prakrit merupakan versi sehari-hari2 bhs Sansekerta).

    Rasa hormat Muslim pada [i]Gyrahwi Sharif[/i] tidak lain dari [i]Ekadashi[/i] milik Hindu (Gyrah = elevan or Gyaarah). Keduanya sama artinya.

    Hari JUM’AT merupakan hari suci bagi kaum HINDU juga !

    IDUL FITRI

    Praktek ini berasal dari upacara kurban Go-Medh dan Ashva-Medh Yagnas. Id dlm Sansekerta berarti ibadah/pemujaan. Id dalam Islam juga menandakan hari-hari pemujaan. Kata MESH dlm zodiak Hindu berarti DOMBA.

    Dijaman dulu, setiap tahun dimulai dengan masuknya matahari kedalam lingkup bintang zodiak Aries (kambing). Kesempatan ini ditandai dengan pesta bakar kambing. Inilah asal usul festival Bakari Id. [Note: Kata Bakari adalah kata Hindu bagi kambing.]

    Karena Id berarti ibadah dan Griha berarti ‘rumah’, kata Islam Idgah berarti ‘Rumah ibadah’ yg sama persis dengan arti Sansekritnya.

    Kata ‘Namaz’ berasal dari kata Sansekerta ‘Nama’ & ‘Yajna’ (NAMA YAJNA) yg berarti menundukkan badan dan memuja/beribadah.

    Istilah ‘Idul-Fitri’ berasal dari istilah ‘Eed of Piters’ yg berarti memuja nenek moyang, dlm tradisi Sansekerta. Di India, orang2 Hindu memperingati nenek moyang mereka selama dua minggu masa Pitr-Paksha. Sama juga dengan ‘Idul-Fitri’ (pemujaan nenek moyang).

    Praktek Islam utk memperhatikan gerak gerik bulan sama dengan adat Hindu untuk buka puasa pada hari2 Sankranti dan Vinayaki Chaturthi setelah nampaknya bulan.

    BULAN

    Deksripsi kitab Weda tentang bulan, konstelasi bintang berbeda-beda dan penciptaan alam semesta dicontek Qur’an dlm Surat 2, stanza 113, 114, 115, and 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4 – 7.

    Pembacaan Namaz (solat) lima kali sehari berasal dari tradisi Weda bernama Panchmahayagna (5 kali pujaan -Panca Maha Yagna) yg merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu.

    Muslim membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat. Ini berasal dari aturan ‘Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah’.

    BULAN-BULAN HARAM

    4 bulan dalam setahun dianggap suci dalam tradisi Islam. Mereka tidak boleh menjarah atau melakukan tindakan kriminal selama periode tsb. Ini berasal dari tradisi Chaturmasa yaitu, periode 4 bulan puasa dan menghindari kejahatan.

    Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka’abah merupakan pusat penting dewa Siwa, festival Shivaratri biasanya dirayakan disana dgn besar-besaran. Festival itulah yg disebut dlm Islam sbg Shabibarat.

    Menurut sejumlah encyclopaedia, memang ada ukiran-ukiran tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dalam huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza-stanza dari Bhagavad Gita.

    ORANG INDIA DI TIMUR TENGAH

    Menurut Islam, pedagang-pedagang INDIA menetap di Arabia, khususnya di YAMAN. Di Ubla terdapat pemukiman-pemukiman besar orang India. Ini menunjukkan bahwa kehadiran orang India di Arabia & Yaman cukup berpengaruh terhdp penduduk setempat. Ini tidak dimungkinkan kecuali mereka berasal dari kelas penguasa.

    Disebut dlm Ahadis Imam Bukhari bahwa suku India, JAT, berada di Arabia jauh sebelum jamannya Mohamad. Malah ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil dokter Jat utk menyembuhkannya.

    Ini membuktikan bahwa orang India memiliki status tinggi di Arabia. Dan status macam ini tidak bisa melekat pada mereka, kecuali mereka memang penguasa. Bukhari juga berbicara tentamg seorang raja India yang mengirim satu jahe yg direndam cuka (ginger pickles) kpd nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya shg mampu memberikan hadiah yg begitu sepele seperti satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia.

    BARAH VAFAT, festival Muslim utk memperingati mereka yg mati dalam pertempuran berasal dari tradisi Sansekerta. Kata ‘Phiphaut’ dlm Hindu berarti ‘mati’. Hindu merayakan hari Chayal Chaturdashi utk menghormati para pahlawan perang.

    Kata Arabia sendiri berasal dari Sansekerta. Kata aslinya adalah Arabasthan. Karena Arab ‘B’ adalah Sansekerta ‘V’, maka nama Sansekerta aslinya adalah Arvasthan. Arva dlm bhs Sansekerta berarti KUDA. Arvasthan berarti : negara penuh kuda, dan seperti kita tahu semua, Arabia memang terkenal karena kuda-kudanya.

    PUISI/LITERATUR

    Sayar-ul-Okul menyebutkan bahwa simposium pan-Arab pra-Islam diselenggarakan di Mekah pada festival tahunan Okaj. Semua penyair ternama berpartisipisasi.

    Penyair-penyair yg paling jitu diberi hadiah. Puisi yg paling bagus diukir dlm lempengan emas dan digantung didalam Ka’abah. Ada puisi-puisi yang ditulis pada kulit kambing atau onta. Mereka digantung diluar tembok kuil. Jadi, selama ribuan tahun, Ka’abah sebenarnya merupakan rumah penyimpanan puisi-puisi terhebat Arabia yang diinspirasi tradisi Hindu.

    Oleh karena itu puisi-puisi tsb dinamakan Mu’allaqat (arti : YANG DIGANTUNG !)

    [[1]]Namun semua syair itu entah hilang atau dihancurkan gang penjarah Mohamad. Bahkan penyair pribadi nabi, Hassan-bin-Sawik, ikut mencuri syair-syair berharga itu dan menyimpan lempengan-lempengan emas itu didalam rumahnya. Cucu Sawik, yang ingin menjual lempengan emas itu membawanya ke khalif jaman itu dimana ia ketemu pemikir terkenal Arab, Abu Amir Asamai. Ia menerima lima lempengan emas dan 16 lembaran kulit yg dihiasi dgn syair-syair yg memenangkan penghargaan. Dan sang penjual juga bahagia menjadi kaya mendadak akibat dagangannya yang laris hari itu.

    Pada kelima lempengan emas tertulis ayat-ayat oleh penyair-penyair Arab kuno seperti Labi Baynay, Akhatab-bin-Turfa & Jarrham Bintoi. Penemuan ini mengakibatkan Harun-al-Rashid memerintahkan Abu Amir untuk menyusun koleksi dari komposisi-komposisi sebelumnya. Salah satunya adalah atribut Jarrham Bintoi, penyair Arab terkenal, KEPADA RAJA VIKRAMADITYA.

    Bintoi yang hidup 165 tahun sebelum Mohamad menerima hadiah tertinggi bagi komposisi syair-syairnya selama 3 tahun berturut-turut dalam simposium pan-Arab di Mekah. Kesemua sajak Bintoi paling terkenal ini digantung didalam Ka’abah dlm lempengan emas.

    Atribut Bintoi kepada raja Vikramaditya merupakan bukti kuat bahwa raja tsb menjadikan jazirah Arab sebagai bagian dari kerajaan besar India. Itulah mengapa mulai dari India, semua negara memiliki nama sansekerta seperti Afghanisthan, Baluchisthan, Kurdisthan, Tajikiathan, Uzbekisthan, Iran, Sivisthan, Iraq, Arvasthan, Turkesthan (Turkmenisthan) dsb.

    Sajak Bintoi bisa dilihat di : Istilah2 Hindu yg diadopsi Islam [FaithFreedom]

    Tidak sulit mengerti sejarah purbakala kalau kita mengenal jajahan raja Vikramaditya. Bahkan keluarga-keluarga ksatria India melahirkan suku-suku seperti Pahalvis (Pahlevi) & Barmak, yg menguasai Iran & Iraq. Karena pengaruh India, orang-orang Parsi menjadi pemuja api, misalnya. Karena pengaruh India, orang-orang Kurdi di Kurdisthan berbicara semacam dialek Sansekrit, kuil-kuil pemuja dewa api eksis sampai ribuan mil diluar India dan puluhan pusat budaya India eksis seperti Navbahar di Asia Barat. Banyak puing-puing vihara juga ditemukan di Russia, patung2 kuno India juga sering ditemukan dlm penggalian2 di Asia Pusat. Termasuk yang barusan ditemukan di Kuwait baru-baru ini: sebuah patung emas dewa Ganesha.

    Sayang bahwa bab sejarah dunia ini hampir terhapus total dari ingatan manusia. Kami perlu menyusunnya kembali untuk mengerti konsep dan orientasi sejarah purbakala. Dengan mengerti sejarah, kami bisa lebih mengerti siapa nenek moyang kami sebenarnya.

    Ingat patung-patung Budha di Afghanistan ? Dari mana asalnya kalau bukan dari budaya INDIA ?

    Sampai abad 12M, Bamiyan adalah
    bagian dari kerajaan India, Gandhara. Daerah itu merupakan pusat biara-biara Buddhis dan Hindu dan
    daerah subur bagi agama, filosofi dan seni Yunani-India. Wilayah itu merupakan wilayah Budhis
    sejak abad 2M yang kemudian dihancurkan oleh invasi Islam di abad 9.

    Paman Muhamad yg HINDU [[2]]

    Paman Muhamad sendiri, Umar-Bin-E-Hassham merupakan pengikut Hindu taat dan penyembah Dewa Siwa. Ia menolak untuk masuk Islam dan tewas sebagai martir ditangan Muslim. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak-sajak memuja dewa Siwa. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sayar-Ul-Okul :

    Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru
    Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru
    We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa
    Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru
    Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA
    Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru
    Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman
    Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru
    Massayaray akhalakan hasanan Kullahum
    Najumum aja- at Summa gabul HINDU

    TERJEMAHAN: Seorang lelaki yan menghabiskan seluruh hidupnya dalam dosa dan imoralitas dan membuang hidupnya demi nafsu dan kemarahan Jika ia bertobat dan ingin kembali kepada moralitas, adakah pengampunan tersedia baginya ? Bahkan jika hanya sekali ia dengan tulus memuja Mahadewa (dewa Siwa), ia bisa mencapai posisi tertinggi dalam jalan kebenaran Ya Tuhan! Cabut seluruh nyawa saya dan sebagai gantinya, berikan saya satu hari saja untuk tinggal di Hind (india) sebagai lelaki yg menjadi bebas secara spiritual saat mencapai tanah suci Dengan ziarah ke Hind, seorang lelaki bisa mencapai kebijakan untuk melakukan tindakan mulia dan mendapat kehormatan menyentuh guru-guru Hindu yg mulia

    [Similarities of Hinduism and Islam :]

    Nama keluarga Muhamad adalah Quraish (Kureshi), yg sebenarnya adalah bagian dari dinasti India, KURU, yang pernah menguasai India. Diketahui bahwa paman Muhamad, Umar bin-e Hassham dan keluarganya terlibat dalam pembuatan dewa-dewa kuil (Ka’abah).

    Encyclopedia Islamia menjelaskan bahwa kakek Muhamad dan paman-pamannya mewariskan jabatan sebagai pendeta-pendeta Ka’abah yang menyimpan 360 patung dewa-dewi. Muhamad menghancurkan semua patung tersebut kecuali patung paling utama, yaitu patung Batu Hitam [Hajar Al Aswad]. Dewa Siwa dulu pernah dipuja Arab. Dan paman Muhamad juga seorang pemuja Siwa dan menulis berbagai puisi memuja dewa Siwa.

    Sri Sri [Ravishankar] mengatakan :

    “… Orang Islam lupa sama sekali bahwa nenek moyang mereka dulunya Hindu … Bahkan Afghanistan dan Arabia dulunya Hindu. Muslim-Muslim di India, Pakistan, Afghanistan seharusnya tidak mencampakkan tradisi-tradisi Hindu. Nenek moyang mereka memiliki nama-nama Hindu, jadi Hindu dan Muslim adalah dari rumpun keluarga yang sama dan harus menghormati sesama. Muslim di India seharusnya membanggakan filosofi dan udaya Hindu.”

  2. hahahaha bagus benar ilmu sejarah anda smpai detail..tapi sayang anda tidak mengerti tentang hakekat suatu iman dan keyakinan.sebelum islam datang banyak orang2 menyembah berhala. dan syrik . setelah islam datang baru mengenal satu tuhan .. kata islam dan Allah itu sudah sejak jaman nabi adam sudah ada. nabi adam sampai sekarang tuhan sama jadi wajar klo nama2 hampir sama. karena banyak orang yang menyeleweng dan sesat . anda harus ingat bahwa nabi muhammad buakan membawa tuhan baru dan agama baru tetapi nabi muhammad meluruskan dan menyempurnakan agama2 terdahulu. dahulu manakah nabi adam dengan orang pembawa agama hindu?saya yakin dan jelas bawa nenek moyang manusia adalah nabi adam kecuali anda penganut ajaran teori revolusi darwin . siapa yang menjadi plagiat / meniru. hindu ato kah islam? apakah anda tidak perpikir bahwa agama kristen juga memakai kata Allah, orang barat memakai kata God.. islam memanggil Alloh SWT dan yahudi memanggil Elloh..dan budha memanggil shidhrta gautama berdasarkan versi masing2. yang jelas apapun namanya kita menegenal satu tuhan. beda dengan agama hindu yang mengenal banyak tuhan( dewa shiwa, dewa brahma,dan lain2). awalnya satu tuhan sama tetapi banyaknya penyimpangan ajaran2 yang dilakukan oleh umat dahulu maka berbeda pula tuhan yang dituju.oleh karena itu nabi muhammad meluruskan aqidah2 dan ajaran tauhid untuk kembali tauhid yang benar tapi syang manusia banyak yang sombong dan angkuh menganggap dirinya yang paling dahulu ,paling tua merasa benar tanpa mempertimbangkan secara akal dan nurani. jadi tidak sama islam dengan hindu . jadi tidak benar agama islam berakar dari hindu. mana mungkin sama agama monoatehis(satu tuhan) sama dengan poliatheis(banyak tuhan).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s