Berita

Seluruh Polda Diperintahkan Buru Munarman

Jakarta, CyberNews. Polisi membantah jika pengejaran terhadap Panglima Komando Laskar Islam (KLI) Munarman dilakukan secara berlebihan layaknya orang yang sangat berbahaya. Buktinya, pengejaran yang dilakukan tidak melibatkan Detasemen Khusus 88 Anti Teror, melainkan oleh anggota reserse umum.

Meskipun begitu, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Abubakar Nataprawira mengakui, menginstruksikan kepada seluruh Polda di Indonesia untuk waspada, menghadapi kemungkinan Munarman memasuki wilayah hukum yang menjadi tanggung jawab mereka.

”Pengejaran Munarman tidak melibatkan Densus 88. Untuk foto memang disebar ke Polda mulai dari Polda Aceh hingga Papua,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (6/6).

Dia juga membantah rumor adanya perwira tinggi Polri yang menyembunyikan Munarman. Ditambahkan, selain melakukan langkah pengejaran, Abubakar kembali mengimbau agar mantan staf ahli Jaksa Agung era Abdurrahman Saleh itu menyerahkan diri. Apalagi bila dikaitkan dengan posisinya sebagai Panglima KLI.

”Kalau dia gentle, dan merasa sebagai seorang panglima, jangan sampai anak buahnya jadi korban. Dia harus datang untuk mempertanggungjawabkan,” katanya.

Terkait kabar adanya bantuan dari HM Ramdan Efendi alias Anton Medan, Abubakar mengatakan, setelah melakukan pengecekan ke Polda Metro Jaya, dipastikan tidak ada telepon dari Pemimpin Pondok Pesantren At-Taibin Bogor, yang mengabarkan keberadaan Munarman. Bahkan, dia mengaku tidak akan meminta bantuan Anton Medan dalam melakukan pengejaran.

Mengenai jumlah tersangka yang ditahan Polda Metro Jaya, Abubakar mengatakan, Jumat kemarin bertambah seorang, yakni Muhammad Subhan bin Abdullah. Pria itu ditangkap di Karawang, dan dijerat pasal 170 KUHP (pengroyokan).

Sehingga total yang terindikasi sebagai tersangka dan berhasil ditahan berjumlah tujuh orang termasuk Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. ”Berarti sekarang yang masih buron, jumlahnya 14 orang,” terangnya.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Departemen Hukum dan HAM (Depkumham) mencekal Panglima Komando Laskar Islam (KLI), Munarman. Surat cekal tersebut dikeluarkan berdasarkan permintaan Bareskrim Mabes Polri, Jumat (6/6).

”Surat cekal saya keluarkan hari ini (Jumat, red) juga dan langsung saya edarkan ke seluruh Indoenesia,” kata Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian Ditjen Imigrasi Depkum dan HAM, Syaiful Rahman saat dihubungi SM CyberNews.

Surat permohonan cekal tersebut bernomor R/416/VI/2008/Bareskrim yang ditandatangi oleh Brigadir Jenderal (Pol) Sathius Malempang. Sedang surat cekal yang dikeluarkan imigrasi bernomor IMI.5.GR.02.06-3.20274.

Saat ditanya keberadaan Munarman, Syaiful mengatakan, berdasarkan informasi sementara dari petugas di lapangan tidak ada data yang menunjukkan Munarman telah meninggalkan Indonesia. ”Dia (Munarman) masih berada di Indonesia,” ujarnya.

One thought on “Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s