Kristenisasi!


Di dunia ini terdapat cukup banyak agama, tetapi dari sekian banyak yang ada, hanya ada dua agama saja yang sering berpotensi konflik, yaitu agama Islam dan agama Kristen. Belum pernah kita mendengar ada agama Yahudi atau agama Bhuda atau agama Hindu dll, yang berda’wah kemana-mana untuk menarik pemeluk agama lainnya agar masuk dalam agama mereka. Belum pernah !yang mengadakan ceramah, kajian atau da’wah kemana-man, hanyalah Islam dan Kristen. Para pendeta, Misionaris, Evangelis, atau penginjil disebarkan kemana-mana,da’wah keman-mana, dalam rangka untuk menarik sebanyak mungkinumat beragama lainnya agar menjadi pengikut agama mereka agar menjadi pengikut Yesus. Makanya tidak heran kalau kita sering mendengar istilah Kristenisasi.

Menurut Asywik “Pada prinsipnya ada dua hal yang akan gerja lakukan untuk menarik sebesar-besarnya pengikut mereka.Pertama memurtadkan dan mengkristenkan, tentunya dengan berbagai cara. Kedua menjauhkan agama Islam dari pemeluknya.

Dalam tinjauan kitab suci Bibel terdapat beberapa ayat yang dijadikan dasar pijakan oleh para misionaris Kristen dalam dalam melaksanakan misinya untuk menumbuh suburkan benih-benih Kristen.

Umat Kristiani sangat yakin bahwa agama Kristen dengan Alkitabdan Yesus, adalah untuk seluruh dunia atau alam semesta. Dasar keyakinan mereka yaitu pada Mat 28 : 19 & Mar 16 : 15 yang berbunyi sbb: Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah merekadalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus (Mat 28: 19). Lalu Ia berkata kepada mereka: “ Pergilah keseluruh dunia, berita kanlah Injil kepada seluruh makhluk. (Mar 16 : 15).

Ayat-ayat tersebut yang dijadikan landasan oleh misionaris Kristendalam menjalankan misinya keseluruh dunia tanpa pandang batas wilayah ruang dan waktu sedangkan dalam pandangan Islam upaya pemurtadan dan kristenisasi kepada kaum muslim jelas-jelas merupakan kemungkaran besar, dapat juga dikategorikankejahatan kelas berat. Sebab menurut perspektif Islam murtad, merupakan tindakankriminal berat. Sehingga upaya pemurtadan membahayakan akidah dan ekstensi kaum muslimin

Akhir-akhir ini gerakan pemurtadan terhadap umat Islam yang dilancarkan oleh misionaris semangkin agresif, mulai dari cara yang halus sampai pada cara yang kasar yaitu dengan menggunakan dalil-dalil Al-Qura’an maupun Hadits yang dipotong-potong atau dipenggal-penggal dengan tujuan untuk meyakinkan kepada kaum muslim bahwa Al-qura’an maupun hadits Nabi itu mendukung dan membenarkan kebenaran Al kitab Bibel.

Maka misionaris dalam menyampaikan misinya itu dengan cara melunturkan akidah Islam terlebih dahulu,yaitu harus mergukan keyakinan umat Islam terhadap Al Qura’annya, baru kemudian diarahkan kepada pemahaman mereka (Kristen). Sebagai mana pernah diungkapkan oleh seorang misionaris dunia asal Amerika keturunan Yahudi, yaitu Samuel Zwemer yang mengatakan untuk memurtadkan umat Islam harus digunakan dengan dua cara: yaitu pembinaan dan penghancuran.

Yang dimaksud dengan pembinaan adalah bagaimana umat Islam itu dibina supaya masuk kedalam agama Kristen, dengan cara diberikan bantuan sembako,bea-siswa,pengobatan secara gratis, pembukaan lapangan pekerjaan dan lain-lain.konsepnya yaitu diciptakan hutang budi terlebih dahulu. Sedangkan yang dimaksud penghancuran adalahbagaimana melepaskan aqidah umat Islam yaitu jauhkan kaum Muslimin dari pada ajaran Islam dengan cara dirusak pola pikrnya dan dirusak akhlaknya supaya tercabut budi pekerti yang dimiliki

Ternyata seluruh rumusan pendekatan kristenisasi kepada umat Islam ini berpijak pada apa yang dilakukan oleh Paulus,seperti yang terdapat dalam Injil “demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang yang hidup dibawah hukumTaurat aku menjadi seperti orang yang hidup dibawah hukum taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup dibawah hukum taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup dibawah hukum taurat. (I korintus 9: 20).

Dengan kesimpulam bahwa untuk memenangkan umat Islam maka kita harus seperti orang Islam meskipun kita bukan orang Islam. Dengan semboyan mereka, “kita cerdik seperti ular dan tulus seperi merpati”

Kristenisasi adalah sebuah gerakan keagamaan yang bersifat Politis kolonialis. Muncul akibat kegagalan Perang Salib sebagai upaya penyebaran agama Kristen di tengah bangsa-bangsa di dunia ketiga, terutama ditengah-tengah masyarakat Islam. Sasaran mencangkramkan kekuasaan terhadap bangsa-bangsa tersebut.

Kristenisasi pada dasarnya bertujuan untuk memantapkan pengaruh Kristen Barat di negara-negara Islam. Kristenisasi merupakan awal dan landasan kokoh bagi penjajahan. Juga merupakan penyebab langsung lumpuhnya serta melemahnya potensi umat Islam.Bagi kaum Misionaris Kristen adalah satu keharusan untuk mengkristenkan orang-orang Isalam. Jika tidak, maka duniapun akan di Islamkan. Dalam laporan tentang “Centenary Confrence and the Protestant Missions of the World” di London tahun 1888, tercatat ucapan Dr.George F.Post, kita harus menghadapi Pan-Islamisme dengan Pan-Evangelisme. Ini pertarungan hidup dan mati.” Selanjutnya dia berpidato:

…kita harus masuk ke Arabia; kita harus masuk ke Sudan; kita harus masuk ke Asia Tengah; dan kita harus mengkristenkan orang-orang ini atau mereka akan berbaris melewati gurun-gurun pasir mereka, dan mereka akan menyapu seperti api yang melahap kekeristenan kita dan menghancurkannya. Ringkasnya, misionaris ini mengatakan: Kristenkan orang Islam, atau mereka akan mengganyang Kristen!”

Julius Richter, D.D. merekomendasikan empat bentuk aktivis untuk melakukan misi Kristen di dunia Islam, yaitu (1) medical missions, (2) distributions of Christian literature, (3) Christian school, dan (4) women’s work.Tempat Tersiar dan Kejayaannya

Kristenisasi tersiar secara luas di negara-negara dunia ketiga. Kritenisasi mendapatkan sokongan Internasional yang melimpah dari negara-negara Eropa, Amerika, Gereja-gereja, lembaga-lembaga, Universitas-universitas,dan organisasi Internasional. Kristenisasi mengarahkan segala gaya dan kemampuannya secara intensif di dunia Islam.

Saat ini Kristenisasi terfokus di Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Pakistan dan Afrika secara umum.12

Program Kristenisasi di Indonesia

Keputusan Dewan Gereja Indonesia di Jakarta 31September 1976.

Program Kristenisasi ini adalah tugas kita yang suci dan kita harus berhasil dalam melaksanakannya. Dan lagi penting untuk diketahui dan disadari bahwa agar mencapai sukses dalam usaha Kristenisasi, yang terpenting bagi kaum Kristen adalah bersatu dahulu. Kita kaum Kristen di Indonesia selalu dicintai, diberkati dan dilindungi.

Sejak dulu, Indonesia dianggap sebagai lahan subur untuk Kristenisasi. Seorang Pendeta Belanda Berkhof menyatakan, “Indonesia adalah suatu daerah Pekabaran Injil yang diberkati Tuhan.” Tahun 1999, Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) menyebutkan, bahwa jumlah orang Kristen (Protestan) di Indonesia sudah lebih dari 20% dari jumlah seluruh penduduk Indonesia. Dan itu adalah akibat “terjadinya pembaptisa-pembaptisan massal di berbagai tempat”. Data resmi umat Protestan di Indonesia tahun 1990 adalah 6%. Data umat Kristen sudah lebih dari 20% juga di keluarkan Global Evangelization Movement Database,yang menyatakan,jumlah orang Kristen di Indonesia adalah 40 juta. Secara Internasional, jumlah umat Kristen setiap tahunnya meningkat 6,9%, sehingga sekarang jumlahnya sudah mencapai 2 miliar jiwa lebih.

Begitu gencar dan agresifnya gerakan para misionaris dalam menjalankan misinya. Tidak ada ruang kosong yang tidak dimanfaatkan oleh mereka dalam usaha melumatkan akidah umat Islam. Kode etik peraturan penyiaran dan SKB no. 1 1969 secara politis selalu mereka gugat, hal in sebagai mana yang dinyatakan Pendeta Nathan Stiabudi, Ketua Dewan Gereja Indonesia bahwa menurutnya umat Kristen selalu terbelenggu dengan SKB tersebut.

Berbagai cara kristenisasi berkedok Islam yang ditemukan dan sedang ditangani oleh FAKTA di berbagai wilayah Nusantara antara lain :

1.Melalui Kesaksian-kesaksian Palsu berkedok Mantan Muslim.

2. Brosur-brosur berkedok Islam.

3. Melalui Penerbitan Buku-buku berkedok Islam.

4. Melalui Ritual berkedok Islam.

5. Melalui Paket SMS kristenisasi Berkedok Islam.


One thought on “Kristenisasi!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s