Ramadhan yang Mahal

“Telah datang bulan Ramadhan. Bulan penuh berkah, di mana Allah mewajibkan atas kalian berpuasa. Pada bulan Ramadhan, dibuka pintu-pintu langit. Ditutup pintu-pintu neraka. Dibelenggu segala syetan. Di bulan ini, ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang tercegah dari kebaikannya, maka sungguh ia tak akan mendapat apa-apa.”

(HR. Nasa’i, Ahmad, Baihaqi. Shahihul Jami’ [55], Al-Mishkat [1962], As-Shahihah [1868])

Momentum Ramadhan ini sangat mahal. Mahal dari sudut nilai, mutu dan kualitas, yang sayang sekali jika lewat begitu saja tanpa bekas dan makna yang berarti. Mahal karena Ramadhan dengan paket amal yang ada di dalamnya bisa menyapu bersih dosa 11 bulan sebelumnya.

Marhaban_yaa_Ramadhan

Bahkan dihitung seperti puasa setahun penuh jika disempurnakan lagi dengan puasa syawal. Karena itu, kehadiran Ramadhan dengan paket optimalisasi amaliyahnya oleh para pengurus masjid, para ustadz, imam rawatib dan para jama’ah benar-benar harus dimaksimalkan, jangan sampai masjid terkalahkan oleh tayangan TV, permainan PS dan siaran musik radio.

ramadhan

Ramadhan juga mahal dari sudut sejarah, sebab pada awalnya ramadhan ini adalah bulan hadiah terkait dengan terbatasnya umur ummat Muhammad s.a.w dan lemahnya fisik ummat akhir zaman, karena itu ada konsep rukshah (keringanan)dalam puasa bahkan dijadikan sebagai tebusan kesalahan (kaffarah). Hal ini ni tidak terdapat dalam syari’at Nabi terdahulu. Dengan malam 1.000 bulan yang mampu membayar 83 tahun usia semakin menambah mahal nilai puasa Ramadhan, yang selayaknya memacu kita untuk tidak melewatkan detik-detik ramadhan berlalu begitu saja.

Dan siapa tahu ini Ramadhan terakhir bagi kita?

8 thoughts on “Ramadhan yang Mahal

  1. iya kang…
    kita juga ga tau apa kita bisa berjumpa lagi dengan bulan ramadhan tahun depan…

    laksanakan dan jalani ibadah ini dengan hati yang tulus dan ikhlas…

    met menjalankan ibadah puasa ya kang😀
    mohon maaf lahir bathin…:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s